Peningkatan Kesehatan Fisik & Mental Setelah Bedah Bariatrik 2018-03-27T06:53:36+00:00

Peningkatan Kesehatan Fisik & Mental Setelah Bedah Bariatrik

Operasi bariatrik mungkin merupakan pengobatan terbaik (atau satu – satunya) untuk mengatasi masalah kesehatan serius yang berkaitan dengan obesitas. Misalnya, setelah operasi penurunan berat badan:

  • Kualitas hidup meningkat pada 95% pasien.
  • Asma: 82% membaik atau sembuh.
  • Penyakit kardiovaskular: pengurangan risiko 82%.
  • Depresi: 55% menunjukkan perbaikan atau sembuh.
  • Dislipidemia hiperkolesterolemia: 63% menunjukkan perbaikan.
  • Penyakit refluks gastroesofagus: 72 – 98% menunjukkan perbaikan.
  • Hipertensi: 52 – 92% menunjukkan perbaikan.
  • Sindrom metabolik: 80% menunjukkan perbaikan.
  • Migrain: 57% menunjukkan perbaikan.
  • penyakit hati berlemak (nonalkohol): 90% perbaikan steatosis 37% peradangan membaik; 20% perbaikan dari fibrosis pada biopsi ulangan.
  • Masalah ortopedi (tulang) atau penyakit sendi degeneratif: 41-76% menunjukkan perbaikan.
  • Sindrom ovarium polikistik: 78% sembuh dari hirsuitisme; 100% sembuh dari gangguan menstruasi.
  • Pseudotumor cerebri: 96% menunjukkan perbaikan.
  • Sleep apnea: 74 – 98% menunjukkan perbaikan.
  • Stress inkontinensia urin: 44 – 88% menunjukkan perbaikan.
  • Diabetes tipe 2: 83% menunjukkan perbaikan.
  • Penyakit stasis vena: 95% menunjukkan perbaikan.

Menurut salah satu penelitian peer-reviewed, pasien morbidly obese yang menjalani pembedahan bariatrik 89% lebih kecil kemungkinannya meninggal dalam periode 5 tahun daripada pasien dengan morbidly obese yang tidak menjalani operasi.

Kehamilan setelah operasi penurunan berat badan juga akan jauh lebih aman daripada tidak dikerjakan operasi. Dalam banyak kasus, operasi benar-benar menyembuhkan ketidaksuburan.