Persiapan Operasi Bariatrik 2018-03-27T07:00:49+00:00

Persiapan Operasi Bariatrik

Persiapan operasi bariatrik (penurunan berat badan) yang efektif akan mengurangi stres, menghemat uang, dan meminimalkan risiko dari komplikasi, meningkatkan jumlah berat badan yang akan dihilangkan dan mampu menjaga berat badan dalam jangka panjang.

Bagian ini akan mengulas secara spesifik tentang apa yang perlu Anda lakukan sebelum operasi, termasuk:
A. Mengapa persiapan sangat penting.
B. Checklist operasi bariatrik: 3 sampai 6 bulan sebelum operasi.
C. Checklist operasi bariatrik: 2 minggu sebelum operasi.

A. Mengapa Harus Mempersiapkan Diri Sejak Dini?

Pasien yang mampu menurunkan berat badan sebelum operasi:
1. Cenderung menurunkan berat badan lebih banyak setelah operasi.
2. Kemungkinannya lebih kecil untuk mengalami komplikasi selama operasi.

Alasan lainnya adalah untuk menghilangkan kebiasaan buruk. Kebiasaan memerlukan waktu untuk berubah, dan operasi penurunan berat badan tidak akan bekerja dalam jangka panjang jika kebiasaan Anda tidak berubah.

Operasi penurunan berat badan tidak akan berhasil dalam jangka panjang jika Anda tidak mengubah kebiasaan. Jika Anda kembali ke kebiasaan lama Anda setelah operasi, berat badan Anda akan kembali dan Anda akan menderita kekambuhan pada masalah kesehatan yang terkait dengan obesitas. Sama seperti pelari yang tidak akan pernah menyelesaikan maraton tanpa latihan berbulan-bulan. pengkondisian, seorang pasien yang akan menjalani operasi bariatrik sebaiknya tidak menjalani operasi tanpa persiapan yang matang.

Semakin cepat Anda mulai bersiap menghadapi hari besar ini, semakin besar kemungkinan mencapai kebiasaan yang dibutuhkan untuk mencapai target penurunan berat badan dalam jangka panjang dan target peningkatan kesehatan yang telah Anda tetapkan.

B. 3 sampai 6 Bulan menuju operasi:

Persiapan Operasi Bariatrik.
Ada dua daftar terpisah yang hal harus dilakukan dalam 3 sampai 6 bulan sebelum operasi:
1. Perawatan Medis, Pembayaran & Logistik
2. Perubahan Gaya Hidup

1. Perawatan Medis, Pembayaran & Logistik Operasi Bariatric – 3 sampai 6 Bulan:

  • Mulai bekerja sama dengan tim dokter bedah Anda mulai dari masalah pembiayaan, asuransi, evaluasi pra operasi, hingga hal-hal yang harus dikerjakan sebelum operasi yang disesuiakna dengan kondisi pasien masing-masing.
  • Pahami masalah pembiayaan dan dan peluang penghematan:
    • Jika memiliki asuransi, tanyakan apakah asuransi Anda dapat membiayai operasi bariatrik. Cari tahu apa yang dibutuhkan oleh perusahaan asuransi Anda.
    • Jika tidak memiliki asuransi dan tidak mampu membayar biaya penuh di depan, atur/diskusikan dengan dokter mengenai masalah pembiayaan.
  • Rencanakan evaluasi dan konsultasi pra operasi untuk dapat mengkonfirmasi bahwa Anda adalah kandidat yang baik untuk operasi.
  • Rencanakan dan mulailah program diet yang diawasi oleh dokter (jika diperlukan oleh pihak asuransi atau dokter).
  • Jadwalkan konsultasi awal dengan dokter bedah Anda dan carilah informasi mengenai syarat – syarat dan dokumen medis apa yang diperlukan agar operasi bisa dikerjakan. (misalnya catatan medis sebelumnya, evaluasi psikologis, dll.)
  • Setelah mengevaluasi semua hasil tes serta menyelesaikan semua dokumen dan persyaratan, dokter bedah akan memastikan bahwa Anda layak untuk menjalani operasi dan akan mendapatkan pengesahan dari perusahaan asuransi Anda (jika berlaku).
  • Dokter bedah/rumah sakit mungkin akan meminta Anda untuk berpartisipasi dalam langkah persiapan lainnya atau berpartisipasi dalam pertemuan – pertemuan persiapan operasi.

2. Perubahan Gaya Hidup Operasi Bariatric – 3 sampai 6 Bulan menuju operasi:
Untuk perbaikan kesehatan setelah operasi bariatrik dalam jangka panjang, Anda harus mulai hidup seolah-olah Anda sudah menjalani operasi, setidaknya 3 bulan sebelumnya:

  • Mulailah makan untuk kesehatan dan bukan hanya makan untuk kesenangan. Lambung yang mengecil setelah operasi akan mencegah tubuh memproses makanan sebanyak yang biasa Anda lakukan. Ini baik untuk menurunkan berat badan tapi buruk untuk mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan tubuh agar dapat berfungsi dengan baik. Jika Anda kenyang dengan junk food dan tidak mendapatkan nutrisi yang Anda butuhkan pasca operasi, Anda akan berisiko menderita salah satu dari sejumlah efek buruk dari malnutrisi, belum termasuk rasa tidak nyaman seperti sindroma dumping.
  • Ini akan sulit dilakukan sebelum operasi tapi akan menjadi lebih mudah pada pasca operasi. Indera pengecap akan dilatih ulang dan Anda akan mampu mengkonsumsi hal-hal yang tidak pernah Anda pikirkan sebelumnya. Selain itu, indera pengecap Anda akan mengalami beberapa perubahan setelah operasi dan hal yang Anda sangat nikmati sebelumnya mungkin tidak akan lagi menarik bagi Anda.
  • Konsumsilah banyak protein . Protein sangat penting untuk menurunkan berat badan karena membantu Anda merasa kenyang lebih cepat dan untuk jangka waktu yang lebih lama. Ini juga akan membantu Anda mepertahankan otot saat mengalami penurunan berat badan yang cepat setelah operasi.
  • Makan dengan lambat, kunyah setiap gigitan dan perhatikan porsinya. Perasaan kenyang (kepenuhan) butuh 20 sampai 30 menit untuk mencapai otak. Makan perlahan dan mengunyah semua makanan sangat membantu agar tidak makan berlebihan dan meregangkan lambung yang baru. Melatih hal ini sebelum operasi akanmembantu Anda dalam menurunkan berat badan.

Mulailah minum multivitamin. Karena adanya perubahan dalam sistem pencernaan dan konsumsi makanan yang sedikit, pasien bariatrik tidak akan dapat menyerap cukup nutrisi. Maka Anda harus meminum suplemen pasca operasi. Bicarakan dengan dokter Anda tentang multivitamin yang direkomendasikan.

  • Jangan minum apapun bersamaan dengan makanan Anda. Pasca operasi, Anda harus menunggu setidaknya satu jam setelah makan sebelum minum. Cairan dapat mendorong makanan melewati lambung yang lebih kecil, menyebabkan Anda merasa lapar lebih cepat dan menyebabkan berat badan kembali bertambah.
  • Selain itu, setelah operasi Anda tidak akan memiliki banyak ruang di lambung untuk menampung makanan dan minuman (lambung akan lebih kecil) dan Anda dapat menderita dehidrasi atau kurang gizi jika tidak makan dan minum secara terpisah. Langkah ini sangat penting, terutama pada periode awal penyembuhan.
  • Jauhi minuman yang mengandung gula dan minum lebih banyak air. Jika Anda tidak dibatasi dalam hal cairan/minuman, mulai minum 64 oz air atau lebih per hari. Minum air membantu pasien yang menjalani operasi bariatrik dalam memberi perasaan kenyang yang lebih cepat (sehingga menyebabkan penurunan berat badan pada periode pra operatif), menjaga Anda tetap terhidrasi dan mengurangi kemungkinan terbentuknya batu ginjal akibat penurunan berat badan yang cepat setelah operasi.
  • Hati-hati dengan kopi. Kopi dalam jumlah kecil itu baik tapi hindari hal yang membuatnya menjadi tidak sehat, seperti kalori yang berasal dari gula dan krim. Untuk memudahkan transisi, the tinggi kafein dicampur dengan sedikit madu bisa menjadi alternatif yang baik.
  • Berhenti minum alkohol. Akibat perubahan pada sistem pencernaan pasca operasi, alkohol akan memiliki efek yang jauh berbeda pada tubuh. Anda lebih mudah menjadi mabuk dan Anda akan lebih cenderung kembali menginginkan makanan dalam jumlah banyak. Konsumsi alkohol pasca operasi juga bisa menyebabkan gula darah meningkat pesat sehingga berat badan kembali bertambah dan menyebabkan Anda berisiko lebih tinggi untuk mengidap masalah kesehatan.
  • Berolahraga sedikit lebih banyak. Mulailah dengan lambat, lakukan sesuatu yang Anda sukai, mulailah bergerak. Idealnya Anda akan mampu bergerak hingga 20 sampai 30 menit setiap hari. Ini akan mengurangi risiko komplikasi selama operasi, membantu penurunan berat badan sebelum operasi dan akan menjadi sebuah kebiasaan yang akan mengarah pada penurunan berat badan dalam jangka panjang.
  • Berhenti merokok. Merokok meningkatkan risiko pembekuan darah selama operasi dan risiko ini akan tetap ada sampai 6 minggu dari terakhir kali Anda merokok.
  • Mulailah menghadiri pertemuan kelompok pendukung. Mendengar pengalaman langsung dari pasien yang permah menjalani operasi bariatrik adalah hal yang tidak bisa diabaikan.

Pasien akan memberikan pemgalaman yang tidak bisa diberikan oleh perawat ataupun dokter bedah. Hal ini juga dapat membantu Anda nantinya dalam hal kerjasama dengan tim bedah. Kita tahu perubahan ini tidak akan mudah, itulah sebabnya mengapa Anda harus memulai lebih awal. Bersabarlah dengan diri Anda sendiri. Belajarlah mengenai manajemen diri dan memaafkan. Saat Anda perlahan mulai mengubah rutinitas, penyesuaian selanjutnya akan menjadi lebih mudah.

C. 2 minggu menuju operasi – Mempersiapkan Operasi Bariatrik:

  • Dengan 2 minggu yang tersisa, Anda harus menyelesaikan evaluasi pra operasi mulai dari tes fisik, laboratorium dan apapun lainnya yang diperlukan oleh dokter bedah ataupun pihak asuransi.
  • Anda juga harus sudah mendapat persetujuan dari pihak asuransi untuk masalah pembayaran rumah sakit dan ahli bedah.
  • Anda sudah makan dan minum seolah – olah sudah menjalani operasi.
  • Anda berjalan atau berolahraga setidaknya 20 menit per hari.
  • Anda sudah mendapatkan jadwal/tanggal operasi dan Anda sudah mengetahui kapan seharusnya mulai dirawat di rumah sakit.
  • Dalam 1 hingga 2 minggu menjelang operasi Anda akan datang ke rumah sakit untuk melengkapi data akhir untuk pemeriksaan fisik, EKG, pemeriksaan darah dan beberapa kelengkapan lainnya. Anda juga akan bertemu dengan doter bedah untuk mendapatkan informasi dan edukasi mengenai tindakan operasi dan meminta persetujuan Anda secara legal.
  • Pada malam sebelum operasi Anda akan diminta untuk puasa, dimulai saat tengah malam.

Berikut ini adalah daftar yang harus disiapkan sebelum hari operasi:

  • Pastikan Anda telah mengatur jadwal libur dari pekerjaan. Semua proses ini memerlukan waktu 4 – 6 minggu.
  • Pastikan ada yang merawat anak – anak Anda.
  • Pastikan ada yang mengantar dan menjemput Anda dari rumah sakit.
  • Anda akan memerlukan setidaknya 1 orang untuk mendampingi Anda setap hari setidaknya selama 1 minggu pertama pasca operasi. Orang ini akan membantu Anda 24 jam kapanpun yang Anda perlukan. Jadi pastikan pendamping ini juga sudah mendapatkan izin dari empat kerjanya.
  • Mulailah menyiapkan makanan dan vitamin yang diperlukan pasca operasi. Atau mintalah seseorang menyiapkannya untuk Anda, jadi semuanya sudah siap saat Anda kembali ke rumah.
  • Buatlah pengaturan tidur yang nyaman karena Anda mungkin akan mengalami nyeri setelah operasi.

Berikut ini beberapa hal yang dapat membuat Anda nyaman selama tiinggal di rumah sakit dan saat pulang ke rumah (mungkin rumah sakit telah menyediakannya beberapa hal untuk Anda, tapi sebagai persiapan ada baiknya Anda menelepon dulu untuk mengetahui ada atau tidaknya barang-barang yang Anda perlukan):

Alat Bantu Tidur:

  • Alat sumbat telinga (ear plugs).
  • Topeng tidur (sleep masks).

Hiburan:

  • Pemutar musik, pemutar DVD, laptop, tablet, ponsel pintar, dll.
  • Baterai atau charger untuk perangkat elektronik.
  • Buku, majalah atau bahan bacaan lainnya.

Pakaian:

  • Sandal
  • Jubah bersih (rumah sakit juga akan menyediakannya).
  • Gaun yang longgar, jubah, jumper atau baju untuk dipakai di rumah.
  • Sandal jepit untuk dipakai di kamar mandi.
  • Pakaian dalam dan kaus kaki yang bersih.

Kebersihan:

  • Perlengkapan mandi seperti sikat gigi, pasta gigi, obat kumur dan sisir rambut.
  • Handuk.
  • Pembalut.
  • Tisu basah (untuk menyeka tubuh).
  • Tisu yang lembut.

Lain-lain:

  • Buku catatan dan pena untuk mencatat dan membantu mengingat pertanyaan yang akan diajukan.
  • Bantal untuk perjalanan pulang dan untuk berjaga-jaga jika bantal rumah sakit tidak nyaman digunakan.
  • Botol minum.
  • Permen pelega tenggorokan.
  • Chapstick/lipbalm untuk bibir yang kering setelah operasi.
  • Obat – obatan untuk mengurangi perut kembung (bicarakan dengan dokter bedah Anda tentang bagaimana meringankan kemungkinan nyeri akibat gas yang terlalu banyak di saluran cerna pasca operasi ).