Saat dan Setelah Operasi 2018-03-27T07:02:22+00:00

Saat dan Setelah Operasi

Rumah Inap Operasi Bariatrik: Apa yang akan Anda hadapi

Gugup adalah perasaan normal yang akan Anda rasakan sebelum masuk rumah sakit menjelang operasi bariatrik. Namun Anda telah memilih tim dokter dan rumah sakit dengan baik dan semuanya telah dipersiapkan, jadi cobalah untuk sedikit bersantai.

Bab ini akan merangkum setiap tahapan dari proses rawat inap, termasuk:
A. Pra operasi
B. Ruang operasi
C. Pasca operasi
D. Pemulihan
E. Keluar dari Rumah Sakit

A. Pra-Operasi
Begitu sampai di rumah sakit, tim perawat Anda akan mempersiapkan Anda sebelum operasi. Anda akan bertemu dengan dokter ahli anestesi dan dokter ahli bedah sebelum operasi. Staf perawat akan memberikan informasi mengenai apa yang akan Anda hadapi selama perawatan dan perawat juga akan memeriksa tanda-tanda vital Anda.

Biasanya Anda akan menunggu minimal selama 2 jam sebelum Anda dibawa ke (atau Anda akan diminta untuk berjalan ke) ruang operasi. Cobalah bangun dan berjalanlah sebentar sambil menunggu.

B. Ruang Operasi
Setelah Anda berjalan atau didorong ke ruang operasi, Anda akan dipindahkan ke meja operasi. Selimut hangat diletakkan membuat Anda hangat. Dokter ahli anestesi akan memberi obat-obat anestesi yang akan membuat Anda tertidur selama operasi.

Operasi bisa berlangsung mulai 1 sampai 4 jam tergantung prosedur dan kondisi kesehatan Anda:

  • Operasi gastric sleeve: Rata-rata 2 jam.
  • Operasi gastric bypass: Rata-rata 4 jam.
  • Operasi gastric banding : Rata-rata kurang dari 1 jam.
  • Operasi duodenal switch : Rata-rata 3,5 sampai 4 jam.

Tim bedah Anda akan selalu menginformasikan tentang kondisi Anda kepada anggota keluarga atau teman Anda yang sedang menunggu.

C. Pasca Operasi
Selama 2 sampai 3 jam pada periode awal pemulihan, Anda akan diawasi penuh oleh seorang perawat untuk memantau tanda vital dan mengevaluasi tingkat nyeri yang Anda derita. Anda mungkin tidak akan mengingat banyak periode ini.

D. Pemulihan
Rata-rata lama rawat inap di rumah sakit adalah 1 sampai 3 hari, bervariasi tergantung pada jenis operasi dan kondisi Anda secara keseluruhan.

Anda sangat mungkin akan merasakan sakit di tempat insisi (torehan), dan otot-otot Anda mungkin akan terasa sakit akibat dari berbaring di meja operasi. Tidak perlu khawatir. Dokter akan memberikan obat pengurang nyeri melalui saluran infus Anda. Tim dokter bahkan akan memberikan obat pengurang rasa sakit melalui alat yang mampu memberikan obat ketika Anda butuhkan, Anda hanya perlu menekan tombol pada mesin yang terhubung dengan saluran infus.

Untuk meminimalkan rasa sakit, jangan meminta obat saat rasa sakit muncul. Mintalah obat pengurang rasa sakit sesuai dengan waktu yang dijadwalkan. Jangan menunggu sakit.

Anda juga akan mendapatkan antibiotik, cairan infus. Tubuh Anda juga akan memakai sejumlah alat, seperti: selang plastik yang dipasang pada hidung untuk mengantarkan oksigen, kateter urin untuk mengalirkan urin (kencing) dan pengikat perut (abdominal binder) untuk membantu penyembuhan luka operasi Anda. Perawat mungkin juga akan memakaikan alat kompresi di sekitar kaki untuk membantu mencegah penggumpalan darah.

Dokter bedah Anda mungkin tidak akan mengizinkan Anda makan atau minum selama 24 jam pertama. Biasanya dalam 8 sampai 10 jam pertama pasa operasi Anda akan mampu bangun dan berjalan, kemudian sesudahnya Anda akan bangun/berjalan beberapa kali per hari. Langkah ini sangat penting untuk membantu mencegah pembekuan darah, memulihkan tubuh dari sisa obat anestesi, membuat usus mulai bergerak dan memulihkan pernafasan.

Perawat juga akan membantu Anda melalui beberapa latihan lain untuk mengurangi risiko komplikasi seperti latihan pernapasan, batuk dan menggerakkan kaki (tungkai). Dokter akan memeriksa Anda setiap hari untuk memastikan Anda pulih dengan baik. Segera setelah Anda bisa mulai minum air, saluran infus Anda akan dilepas.

Sehari setelah operasi, banyak ahli bedah akan melakukan “tes kebocoran” untuk memastikan sistem pencernaan Anda berfungsi dengan baik. Begitu lulus tes ini, Anda bisa mulai minum air putih (cairan non partikel).

Tim operasi akan menyiapkan Anda sebaik mungkin, sehingga Anda mengetahui secara lengkap apa yang akan Anda hadapi. Jika Anda memiliki pertanyaan atau masalah, tanyakan pada perawat Anda. Perawat akan memberikan obat yang Anda diperlukan, dan akan membantu menenangkan pikiran Anda. Jika dianggap perlu perawat akan menghubungi dokter ahli bedah jika ada masalah muncul.

E. Keluar dari Rumah Sakit
Selamat … Anda berhasil! Anda sedang dalam pemulihan dan menuju hidup Anda yang baru!

Rasa sakit akan berkurang secara perlahan dan Anda akan terus membaik setiap harinya.

Jangan lupa untuk membeli obat penahan rasa sakit untuk dibawa pulang, jika Anda belum memilikinya. Jika perjalanan pulang Anda cukup panjang (rumah Anda jauh), berhentilah setidaknya sekali dalam 2 jam, keluarlah dari kendaraan dan regangkanlah tubuh Anda.

Selanjutnya – Pemulihan operasi bariatrik di rumah
Pemulihan dari operasi bariatrik yang sukses dan tanpa komplikasi, memerlukan kepatuhan yang tinggi terhadap saran dokter bedah, diet ketat dan perawatan luka operasi yang baik.

Namun Anda masih akan tetap menghadapi beberapa tantangan seperti yang Anda alami setelah menjalani operasi besar.
Di sini akan diberikan gambaran apa yang akan terjadi selama minggu-minggu pertama setelah Anda tiba di rumah, termasuk diantaranya:
A. Saran dokter bedah Anda
B. Diet selama pemulihan
C. Perawata luka operasi
D. Kesulitan jangka pendek dan efek samping

A. Saran Ahli Bedah
Satu setengah bulan pertama dari pemulihan operasi bariatrik Anda akan mengalami beberapa perubahan besar. Hal terbaik yang bisa Anda lakukan adalah mengerjakan apa yang disarankan oeh dokter bedah Anda.

Ini adalah saran terbaik yang bisa kami berikan kepada Anda, jadi perlu diingatkan kembali:

Kunci sukses adalah dengan mengikuti instruksi dokter bedah Anda, kata demi kata.

Agar Anda tetap berada di jalur yang benar, Anda diwajibkan melakukan kontrol ke dokter bedah secara berkala setelah operasi. Kunjungan pasca operasi akan berbeda beda untuk setiap dokter. Biasanya Anda akan dijadwalkan untuk kontrol pertama setalah 1 atau 2 minggu. pasca operasi. Selanjutnya frekuensi kontrol ke dokter bedah akan berkurang seiring berjalannya waktu (kontrol akan lebih sering dilakukan pada pasien dengan gastric banding, untuk penyesuaian band-pita).

B. Diet Selama Pemulihan Operasi Bariatrik
Agar lambung cepat sembuh, Anda tidak akan diizinkan makan untuk beberapa hari pertama setelah operasi bariatrik. Dokter akan memulai dengan diet cair dan perlahan-lahan beralih ke makanan padat.

Konsumsi kalori sekitar 1/4 dari yang biasanya Anda konsumsi, dan diet Anda akan benar-benar berbeda dari sebelumnya. Penting juga untuk meminum banyak cairan. Sekitar 48 hingga 64 ounces per hari. Itu kurang lebih sama dengan sekitar 8 gelas atau 1/2 galon. Anda mungkin merasa sulit untuk mengikutinya, namun ini disesuaikan dengan ukuran lambung Anda yang baru.

Cobalah untuk selalu memiliki minuman rendah kalori di dekat Anda dan minumlah sedikit setiap 15 sampai 20 menit. Untuk memastikan cairan Anda sudah cukup, siapkan sebuah wadah/botol khusus, ukur jumlah kebutuhan cairan harian Anda, isilah botol tersebut sesuai degan kebutuhan cairan Anda dalam 1 hari, setiap pagi letakkan di dalam lemari es. Minumlah cairan dalam botol tersebut sedikit demi sedikit sepanjang hari, hingga wadah tersebut kosong sebelum Anda tidur.

Jangan minum cairan apapun selama makan atau dalam waktu satu jam setelahnya. Cairan akan mendorong makanan melewati lambung yang baru. Ini dapat menyebabkan Anda makan lebih banyak dan memberi kontribusi terjadinya malabsorpsi. Ahli gizi yang ditunjuk oleh dokter bedah akan menerikan Anda program diet pasca pembedahan bariatrik untuk beberapa minggu pertama setelah operasi. Dengan mengikuti saran mereka, pasti akan mempercepat proses pemulihan dan mulai membiasakan dengan diet bariatrik secara permanen Anda (dan lebih menyenangkan) sambil meminimalkan efek samping negatif.

Seperti yang disebutkan sebelumnya, Anda hanya bisa meminum cairan dalam beberapa hari pertama setelah operasi. Makanan yang didapat di rumah sakit mungkin termasuk kaldu, air dan jus. Pada awalnya Anda mungkin merasakan jus akan membuat lambung sedikit tidak nyaman.

Diet cair pasca operasi bariatrik Anda mungkin saja hanya satu ons pada awalnya. Ya, satu ons! Itu setara dengan dua sendok makan!

Menambahkan bubuk protein ke dalam diet Anda dilakukan setelah satu atau dua minggu menjalani diet cairan. Namun campurannya harus tetap menyerupai air. Sup tertentu mungkin akan diizinkan asalkan tidak ada bahan makanan padat di dalamnya. Selama minggu pertama, dokter kemungkinan besar akan merekomendasikan agar Anda meminum sedikit/beberapa ons makanan cair setiap jamnya.

Dari minggu 2 sampai minggu 6 makanan cair Anda akan menjadi bertambah kental (tapi tetap saja dalam bentuk bubur cair). Pada saat ini makanan padat belum direkomendasikan. Makan sebanyak 4-5 kali sehari dengan masing-masing porsi sebanyak 3 ons adalah normal. Lambung yang kecil tidak akan bisa menampung banyak maknanan, jadi Anda akan merasa cepat kenyang. Makanan yang sesuai untuk tahap ini meliputi sup krim dan smoothie dengan campuran yogurt.

Sesegera mungkin, dokter Anda akan memberi makanan padat yang akan membuat Anda merasa lebih cepat kenyang. Ini bisa dikerjakan setelah memasuki minggu keempat, meski rata-rata pasien akan bisa mengkonsumsi makanan padat antara 6 sampai 8 minggu Pada saat itu, diet bariatrik Anda terdiri dari 4 ons makanan, 3 kali per hari. Perkenalkan makanan kembali secara perlahan untuk mengetahui makanan apa yang bisa Anda toleransi. Makanan yang terlalu berserat, seperti sayuran mentah, mungkin akan membebani sistem pecernaan Anda. Anda harus memasak semuanya dengan baik dan mengunyahnya dengan seksama sebelum menelannya.

Setelah 6 sampai 8 minggu atau lebih, Anda akan sepenuhnya beralih ke diet bariatrik yang baru secara permanen.

PENTING: Untuk beberapa bulan pertama setelah operasi Anda harus sangat waspada untuk menghindari terjadinya dehidrasi. Tubuh Anda akan membutuhkan sekitar 8 gelas (1/2 galon) cairan per hari. Tidak cukupnya cairan bisa menyebabkan mual dan muntah terus-menerus yang, pada akhirnya, bisa menyebabkan kekurangan vitamin dan mengharuskan Anda kembali ke rumah sakit.

C. Hati-hati dengan Luka operasi
Luka operasi akan sembuh, jadi Anda harus sadar untuk menjaganya tetap bersih dan tetap menutupinya. Proses sederhana seperti membasuh luka dengan lembut dengan menggunakan sabun dan air (tanpa digosok) kemudian mengeringkannya dengan lembut, sangat dianjurkan. Jika luka operasi sedikit bengkak, memar dan mengeluarkan sedikit

cairan bercampur darah adalah normal, tapi jika sayatan Anda berubah menjadi sangat merah terang, mengeluarkan cairan berlebihan atau jika cairan yang keluar berubah warna atau berubah kekentalannya Anda harus segera menghubungi dokter bedah Anda.

Setelah luka benar-benar tertutup (biasanya memerlukan waktu sekitar 2 minggu), Anda bisa mulai meenggunakan salep khusus untuk meminimalkan bekas luka. Juga perlu diingat untuk menggunakan tabir surya pada bekas luka Anda saat terkena sinar matahari.

Penting agar Anda tidak segera kembali ke rutinitas normal sehari-hari Anda segera setelah operasi, tapi Anda harus bangun dan bergerak sebanyak mungkin. Jangan angkat apapun yang berat untuk setidaknya selama dua minggu. Berhubungan seks tidak apa-apa begitu Anda menginginkannya, tapi harus ekstra hati-hati dengan luka operasi Anda.

Latihan yang lebih berat seperti mengangkat beban, joging, mengendarai sepeda dan berenang seharusnya tidak dimulai sampai Anda benar-benar sembuh baik di dalam maupun di luar. Jika tidak yakin apakah Anda siap untuk aktivitas tertentu, bicarakan dengan dokter bedah Anda untuk memastikannya.